Sewaktu di sekolah dasar, kalian telah dikenalkan dengan lingkaran. Masih ingatkah kalian dengan pengertian lingkaran? Apa saja bagian-bagian lingkaran? Lingkaran adalah tempat kedudukan titik-titik yang berjarak sama terhadap satu titik tertentu. Titik tertentu itu adalah titik yang berada tepat di tengah lingkaran yang sering disebut titik pusat lingkaran
Perhatikan gambar di atas, pada gambar diketahui bahwa:
garis AB adalah diamater lingkaran,
garis OA, OB, OC adalah jari-jari,
garis BC adalah tali busur,
bidang a adalah juring, dan
bidang b adalah tembereng.
Garis lengkung AB, AC, dan BC merupakan busur lingkaran.
Garis OP yang tegak lurus tali busur BC adalah apotema.
Diameter lingkaran biasa dilambangkan dengan d, sedangkan jari-jari biasa dilambangkan dengan r. Hubungan antara d dan r adalah sebagai berikut.
Jadi, kita dapat mendefinisikan diameter sebagai suatu garis lurus yang melalui titik pusat lingkaran dan menghubungkan dua titik berbeda pada keliling lingkaran.
Untuk menemukan nilai π, coba kita kerjakan kegiatan berikut!
Sebelumnya kita sudah menentukan nilai π (phi). Dari kegiatan tersebut, kita memperoleh persamaan π = K/d. Kita dapat menyimpulkan bahwa keliling lingkaran merupakan perkalian antara diameter dan konstanta π, dengan π = 22/7 atau π = 3,14.
Keliling lingkaran = π x diameter
Karena d = 2r, maka:
Keliling lingkaran = π x 2r
Untuk menentukan luas lingkaran, mari kita lakukan kegiatan berikut!
Sediakan sebuah karton untuk membuat sebuah lingkaran dengan ukuran 15 cm sampai dengan 20 cm. Setelah itu potonglah lingkaran itu menjadi 16 bagian yang sama menggunakan busur. Susunlah kembali potongan tadi seperti pada gambar berikut.
Setelah itu, coba jawab pertanyaan-pertanyaan berikut.